CIBINONG | BOGOR24JAM.COM  – Sebanyak 30 sanggar seni tari dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor mengikuti Pasanggiri Rampak Seni Tari Jawa Barat yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor di halaman kantor DPC, Selasa (30/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno sekaligus upaya melestarikan seni dan budaya daerah.

Puluhan peserta menampilkan berbagai kreasi tari khas Jawa Barat di hadapan dewan juri dan masyarakat yang hadir. Meski jumlah peserta belum mencapai target 40 sanggar, kompetisi berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para penampil.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, Doni Maradona Hutabarat, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen partai dalam menjaga keberlangsungan kebudayaan lokal sekaligus memberikan ruang bagi para pelaku seni untuk mengekspresikan kreativitasnya.

Menurut Doni, waktu pendaftaran yang relatif singkat menjadi salah satu faktor belum tercapainya target peserta. Meski demikian, pihaknya tetap mengapresiasi seluruh sanggar yang telah berpartisipasi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi. Tampilkan kemampuan terbaik sebagai wujud kecintaan terhadap budaya bangsa,” ujarnya.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat itu juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai perjuangan Soekarno, terutama dalam momentum Bulan Bung Karno.

Menurutnya, terdapat tiga pesan penting Bung Karno yang tetap relevan hingga saat ini, yakni mengamalkan nilai-nilai Pancasila, menerapkan ajaran Trisakti yang meliputi berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan, serta selalu berpihak kepada rakyat kecil.

Doni menilai derasnya perkembangan teknologi dan masuknya budaya asing menjadi tantangan tersendiri bagi pelestarian budaya nasional. Karena itu, generasi muda perlu terus didorong untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan seni budaya daerah sebagai bagian dari identitas bangsa.

Ia berharap Pasanggiri Rampak Seni Tari Jawa Barat dapat menjadi agenda tahunan dengan cakupan peserta yang lebih luas sehingga mampu memperkuat eksistensi seni tradisional sekaligus melahirkan generasi yang bangga terhadap budaya daerah di Kabupaten Bogor.