Ciawi, BOGOR24JAM.COM - Warga Ciawi, Kabupaten Bogor dibuat meradang! Penutupan total Jalan Banjarsari-Sukamanah, yang menghubungkan Desa Jambuluwuk menuju Bojong Murni, Kecamatan Ciawi, pada Sabtu (1/11/2025), tanpa pemberitahuan sebelumnya, memicu kemarahan para pengendara.
Bayangkan saja, di tengah padatnya aktivitas akhir pekan, tiba-tiba jalan utama ditutup tanpa aba-aba. Yang lebih menyebalkan, jalan alternatif yang tersedia kondisinya sangat memprihatinkan, sempit dan berdebu. Alhasil, kemacetan tak terhindarkan.
Penutupan jalan ini jelas menjadi buah bibir di kalangan warga. Selain minimnya sosialisasi, waktu pelaksanaan perbaikan jalan yang dilakukan siang hari, dinilai sangat mengganggu aktivitas masyarakat.
Tomy, seorang pengendara motor, mengungkapkan kekesalannya, "Jalan Banjarsari-Sukamanah dari depan Desa Jambuluwuk ditutup total untuk motor dan roda empat tanpa sosialisasi. Akhirnya kendaraan numpuk di jalan Netrik (SMPN 3 Ciawi) sampe Gang Uking, Cibedug," kesalnya.
Ia menambahkan, "Ngarugikeun (merugikan) masyarakat ini namanya, jalan ditutup seenak jidat," tandasnya.
Indra, tokoh pemuda Desa Jambuluwuk, membenarkan banyaknya keluhan yang diterimanya terkait penutupan jalan ini. "Benar ditutup full, ini juga banyak menerima komplain dari masyarakat," ujarnya.
Menurut Indra, penutupan jalan dilakukan demi kelancaran rekonstruksi Jalan Banjarsari-Sukamanah. "Kalau sosialisasi penutupan jalan kepada masyarakat tidak ada, tapi informasinya si kontraktor sudah koordinasi dengan Kepala Desa Jambuluwuk," katanya.
Sementara itu, Rohman, pengamat jalan wilayah Ciawi dari UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah II Ciawi, menjelaskan bahwa Jalan Banjarsari-Sukamanah akan segera dicor, sehingga penutupan jalan tak terhindarkan.
"Sekarang pihak kontraktornya sedang ke Polsek Ciawi, sebelumnya juga sudah izin ke Pak Kades Jambuluwuk juga terkait penutupan jalan ini," jelasnya.