NANGGUNG | BOGOR24JAM.COM – Sejumlah insiden kecelakaan pengendara sepeda motor di ruas Panyaungan–Nanggung–Curugbitung, tepatnya di wilayah Pakapuran, Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, mendapat perhatian dari kalangan aktivis masyarakat.
Ketua LSM Pergerakan Perubahan Untuk Keadilan (PPUK) DPC Kabupaten Bogor, Ilyas, menilai kejadian yang tercatat terjadi beberapa kali pada Januari hingga Februari 2026 di lokasi yang sama perlu menjadi bahan evaluasi bersama, khususnya terkait kondisi infrastruktur jalan.
“Jika kejadian berulang di titik yang sama dan menimbulkan korban luka, tentu perlu ada perhatian dan penanganan lebih lanjut agar keselamatan pengguna jalan semakin terjamin,” ujar Ilyas saat dikonfirmasi, Minggu (1/3/2026).
Menurutnya, kondisi jalan yang berlubang, licin, serta kerap tergenang saat hujan berpotensi meningkatkan risiko bagi pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor yang rutin melintas untuk aktivitas harian.
LSM PPUK pun mendorong Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas PUPR untuk melakukan langkah perbaikan, baik bersifat sementara maupun permanen, serta memperkuat sistem pemeliharaan jalan di wilayah Kecamatan Nanggung.
“Harapannya ada percepatan penanganan sehingga potensi kecelakaan bisa diminimalkan dan masyarakat merasa lebih aman saat melintas,” tambahnya.
Berdasarkan informasi lapangan, insiden pertama terjadi pada awal Januari 2026 yang melibatkan seorang warga Kebon Awi. Korban dilaporkan terjatuh saat berupaya menghindari lubang di badan jalan dan mengalami luka serius.
Peristiwa serupa kembali terjadi pada 26 Januari 2026, ketika seorang Sales Promotion Man (SPM) dilaporkan kehilangan kendali sepeda motor di lokasi yang sama.
Insiden terbaru terjadi pada 28 Februari 2026 sekitar pukul 17.30 WIB. Seorang pengendara Honda Vario dilaporkan terjatuh saat melintas dari arah Lukut menuju pusat Kecamatan Nanggung dan mengalami luka pada bagian kaki.