BOGOR24JAM.COM – Menjelang tahun anggaran 2026, kinerja Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor menunjukkan tren positif. Di bawah kepemimpinan Drs. Anas S. Rasmana, M.M., Dispora dinilai mampu menjawab kritik publik dengan capaian nyata, baik dalam tata kelola birokrasi maupun pembinaan prestasi olahraga.
Sepanjang 2025, sejumlah kebijakan Dispora sempat menuai sorotan. Namun Anas menegaskan bahwa kritik menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan perbaikan kinerja.
“Kritik adalah vitamin bagi birokrasi. Kita dengarkan, evaluasi, lalu jawab dengan kerja dan hasil,” ujar Anas dalam evaluasi akhir tahun di Balai Kota Bogor.
Pendekatan terbuka tersebut mendapat apresiasi dari berbagai elemen kepemudaan. Ketua HPPMI Kota Bogor, Sion Toni Samosir, menilai kepemimpinan Anas inklusif dan mampu merangkul stakeholder olahraga.
“Pembinaan atlet berjalan konsisten dan persiapan Porprov Jabar 2026 semakin matang. Ini kepemimpinan yang solutif,” kata Sion.
Menghadapi Porprov Jabar 2026, Dispora Kota Bogor menargetkan pencapaian Tri Sukses, yakni sukses sebagai tuan rumah, sukses prestasi, dan sukses ekonomi bagi masyarakat lokal.
Sejumlah cabang olahraga unggulan diproyeksikan menjadi lumbung medali, di antaranya judo yang tiga kali berturut-turut meraih juara umum Porprov, serta klaster bela diri seperti sambo, hapkido, pencak silat, dan taekwondo. Cabang lain seperti petanque, arung jeram, drum band, selam, hingga golf juga masuk dalam persiapan intensif.
Dispora Kota Bogor juga mencatat deretan atlet berprestasi yang mengharumkan nama daerah hingga level internasional, di antaranya Fathur Gustafian (menembak), Defia Rosmaniar (taekwondo), Bumi Magani Abraar Himara (MMA), hingga atlet-atlet difabel NPCI yang meraih belasan medali pada Peparnas.
Dengan fondasi pembinaan yang kuat dan kolaborasi lintas sektor, Dispora Kota Bogor optimistis menatap 2026 sebagai momentum penguatan prestasi dan kebanggaan daerah. (Red)