JASINGA | BOGOR24JAM.COM  – Lonjakan harga produk berbahan plastik dalam beberapa waktu terakhir mulai dirasakan dampaknya oleh pedagang di tingkat lokal. Kenaikan ini dipicu terganggunya pasokan bahan baku impor di tengah dinamika global.

Sejumlah pelaku usaha mengaku harus menghadapi penurunan penjualan akibat harga yang terus merangkak naik. Salah satunya Amel, pedagang plastik dan kebutuhan sembako di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.

Ia mengatakan, hampir seluruh jenis produk plastik mengalami kenaikan harga, mulai dari kantong kresek hingga berbagai kemasan makanan dan minuman.

“Naiknya cepat sekali, bahkan dalam sehari bisa dua kali berubah harga,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).

Kondisi tersebut berdampak langsung pada menurunnya daya beli masyarakat. Menurut Amel, pelanggan menjadi lebih selektif dalam berbelanja, bahkan sebagian mengurangi pembelian.

“Kalau harga terus naik, pembeli pasti berkurang. Sekarang omzet turun sekitar 30 persen,” jelasnya.

Fenomena ini tidak hanya dialami satu dua pedagang, tetapi hampir merata dirasakan oleh pelaku usaha yang bergantung pada produk plastik sebagai kebutuhan utama.

Amel berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan baku di pasaran.

“Harus ada solusi, karena yang terdampak bukan hanya pedagang, tapi juga konsumen,” katanya.