CIAWI | BOGOR24JAM.COM – Kasus kehilangan barang yang dialami dua pengunjung di Kolam Renang Marinas, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, memicu sorotan terkait sistem keamanan di lokasi wisata tersebut. Peristiwa yang menimpa Siti Salsa (19) dan Aden (20) itu menimbulkan pertanyaan mengenai standar perlindungan bagi pengunjung.

Tokoh masyarakat Ciawi sekaligus Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Penjara Bogor, Bambang Feri, menilai pengelola tempat wisata memiliki tanggung jawab untuk menyediakan sistem keamanan yang memadai guna memberikan rasa aman kepada para pengunjung.

"Sangat disayangkan jika kolam renang sebesar itu belum dilengkapi CCTV. Seharusnya ada standar keamanan yang memadai sehingga setiap aktivitas di area wisata dapat terpantau dan membantu mengungkap apabila terjadi tindak kejahatan," ujar Bambang kepada wartawan, Minggu (6/7/2026).

Menurut Bambang, keberadaan kamera pengawas bukan hanya berfungsi sebagai alat bukti ketika terjadi peristiwa kriminal, tetapi juga menjadi langkah preventif untuk mencegah terjadinya pencurian maupun gangguan keamanan lainnya.

Ia juga menyoroti tingginya aktivitas pelajar yang memanfaatkan Kolam Renang Marinas sebagai lokasi kegiatan olahraga renang. Karena itu, aspek keamanan dinilai harus menjadi perhatian serius pengelola.

"Masih banyak masyarakat yang datang ke sana, termasuk siswa sekolah yang melakukan kegiatan olahraga renang. Karena itu, keamanan pengunjung harus menjadi prioritas," katanya.

Selain itu, Bambang menyatakan akan menelusuri berbagai aspek terkait operasional tempat wisata tersebut, termasuk kelengkapan perizinan dan standar pelayanan kepada masyarakat.

"Jangan sampai pengunjung hanya dibebani biaya masuk tanpa mendapatkan jaminan keamanan yang memadai. Semua aspek harus jelas dan sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya.

Pengelola Akui Belum Pasang CCTV