CIBINONG | BOGOR24JAM.COM - Menanggapi informasi yang beredar terkait dugaan pengisian BBM bersubsidi secara berulang di SPBU 34-16926 Cibinong, Kapolsek Cibinong Kompol Jony Handoko menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan dan informasi yang berkembang di masyarakat.
Saat dimintai tanggapannya pada Selasa (16/6/2026), Kompol Handoko menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan melakukan langkah penyelidikan awal untuk mengumpulkan informasi dan fakta di lapangan.
"Nanti saya perintahkan Reskrim untuk lidik," tegas Handoko.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa aparat kepolisian mulai memberikan perhatian terhadap dugaan yang mencuat di tengah masyarakat. Proses penyelidikan nantinya diharapkan dapat memberikan kejelasan terkait informasi yang beredar sekaligus memastikan ada atau tidaknya pelanggaran dalam distribusi BBM bersubsidi di lokasi tersebut.
Desakan juga datang dari Direktur Lembaga Pemerhati Kebijakan Pemerintah (LPKP), Rahmatullah, SH atau yang akrab disapa Along. Yang meminta agar aparat penegak hukum dan Pertamina melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dugaan pengisian berulang BBM bersubsidi jenis Pertalite di SPBU 34-16926, Jalan KSR Dadi Kusmayadi, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.
Salah satu langkah yang dinilai penting adalah pemeriksaan rekaman kamera pengawas (CCTV) di area pengisian guna memastikan fakta-fakta yang terjadi di lapangan.
Along, menilai rekaman CCTV dapat menjadi salah satu alat untuk mengklarifikasi berbagai informasi yang berkembang di masyarakat.
"Setiap nosel pengisian memiliki sistem pencatatan elektronik dan area pengisian umumnya dipantau CCTV. Jika memang ingin mengetahui secara jelas apa yang terjadi, aparat dan Pertamina bisa memeriksa rekaman pada hari yang dimaksud," ujar Along saat dihubungi melalui WhatsApp, Selasa (16/6/2026).
Menurutnya, pemeriksaan tersebut penting untuk memastikan apakah benar terjadi aktivitas pengisian berulang sebagaimana yang menjadi perhatian publik dalam beberapa hari terakhir.
