Cisarua, BOGOR24JAM.COM - Banjir bandang melanda kawasan Puncak Kabupaten Bogor pada 2 Maret lalu, terselip cerita duka didua keluarga, warga Desa Citeko Kecamatan Cisarua.

Mereka adalah keluarga  Rahmat Slamet dan Yayat,  terpaksa bertahan dalam kehidupan, harus bergeser  mengungsi ke tempat sanak famili. Karena Rumah tinggal mereka hanyut ditelan banjir.

Rahmat dan Yayat, masing-masing membawa empat anggota keluarganya, terpaksa tinggal berdesakan,  di saung berukuran sekitar  4×5 meter. bersebelahan dengan kandang Domba. Hal ini disampaikan Topik Hidayat. Ketua Rt01/RW 01. Kampung pasang Beet, Desa Citeko Kecamatan Cisarua.

Taupik menyampaikan, bahwa ditengah  terbatasnya ruang untuk berisitirahat, sebagai kepala keluarga, Rahmat dan Yayat demi memberi sedikit nyaman bagi anak-anak ya. 

"Rahmat dan  yayat terpaksa harus tidur  di kandang bersama Domba," ujarnya kepada wartawan. 

Meski kondisi mereka seperti itu keluarga mereka  belum tersentuh bantuan dari pihak pemerintah. Namun kata Topik , kendati demikian, kami disini bersama para tetangga saling membantu kebutuhan hidup mereka, dengan mengumpulkan donasi, akan mencarikan kontrakan untuk mereka agar bisa melanjut hidup ditempat sedikit  lebih layak, tandasnya. 

Topik menambahkan, semua harus sadar akan pentingnya menjaga lingkungan demi keberlangsungan hidup,  karena bencana datang tidak bisa diduga sebelumnya.

" Bencana ini  akibat perusakan lingkungan, dan yang jadi korban masyarakat juga, dari korban materi bahkan korban jiwa."  Pungkasnya..(Wan)