Jakarta Selatan (BS) — Perhimpunan Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Jaya menggelar kegiatan bakti sosial dan edukasi kesehatan jantung di Masjid Al Insan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Ahad (8/2/2026). Kegiatan ini disambut antusias oleh jamaah masjid dan warga sekitar.

Bakti sosial tersebut difokuskan pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit kardiovaskular melalui edukasi dan pemeriksaan kesehatan gratis.

Perwakilan PERKI Jaya, dr. Acil Hariyadi, menyampaikan bahwa penyakit jantung masih menjadi salah satu tantangan kesehatan utama di Indonesia sehingga diperlukan upaya promotif dan preventif yang berkelanjutan di tingkat masyarakat.

“Edukasi kesehatan dan deteksi dini sangat penting untuk menekan risiko penyakit jantung. Melalui kegiatan ini, kami ingin masyarakat lebih peduli terhadap gaya hidup sehat dan rutin memeriksakan kondisi kesehatannya,” kata dr. Acil Hariyadi.

Sementara itu, perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Insan, Ustadz Rudy, mengapresiasi PERKI Jaya atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi jamaah.

“Kami menyambut baik kegiatan ini. Masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga dapat berperan sebagai ruang edukasi dan pelayanan sosial bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, meliputi pengecekan gula darah, kolesterol, dan asam urat. Selain itu, PERKI Jaya juga menyediakan pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) guna mengetahui kondisi jantung peserta secara lebih detail.

Tidak hanya pemeriksaan kesehatan, peserta juga diberikan pelatihan simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD). Pelatihan ini bertujuan membekali masyarakat dengan pengetahuan dasar penanganan kegawatdaruratan medis, khususnya pada kasus henti jantung mendadak.

Melalui kegiatan ini, PERKI Jaya berharap peran masjid sebagai pusat kegiatan sosial dan edukatif semakin kuat, sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih waspada dan sigap dalam menjaga kesehatan jantung.