CIBUNGBULANG | BOGOR24JAM.COM – SMP Negeri 3 Cibungbulang menggelar kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) Briliantren dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan Tahun Pelajaran 2025–2026. Kegiatan ini diikuti oleh para siswa dengan berbagai rangkaian aktivitas keagamaan yang bertujuan meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta membentuk karakter religius peserta didik.
Kegiatan Sanlat dibuka secara resmi oleh Kepala SMP Negeri 3 Cibungbulang, Dra. Juwariyah, M.Pd. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh siswa untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri dan memperbanyak amal ibadah.
“Melalui kegiatan Briliantren ini diharapkan para siswa dapat meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, memperbaiki akhlak, serta memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya, Kamis 12 Maret 2026
Setiap pagi, para siswa memulai kegiatan dengan shalat Dhuha berjamaah, dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an yang didampingi oleh Ibu Iip Latifa, S.Pd.I. Kegiatan ini bertujuan membiasakan siswa untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an sekaligus meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.
Selain itu, kegiatan Sanlat juga diisi dengan tausiah Ramadan yang disampaikan oleh para guru Pendidikan Agama Islam, yaitu Bapak Acip Sulaeman, S.Pd.I, Bapak Nurokhim, S.Pd, dan Bapak Taufik Zulkarnain, S.Pd. Materi tausiah yang disampaikan meliputi keutamaan Ramadan, pentingnya menjaga akhlak, serta motivasi untuk meningkatkan kualitas ibadah.
Untuk menambah semangat dan interaksi siswa, panitia juga mengadakan Quiz Ramadan yang berisi pertanyaan seputar pengetahuan agama Islam.
Tidak hanya fokus pada kegiatan ibadah, siswa juga diajak menumbuhkan kepedulian sosial melalui kegiatan OSIS Berbagi Takjil kepada masyarakat. Kegiatan ini didampingi oleh Bapak Adam Yahya, S.Pd, sekaligus menjadi sarana menanamkan nilai berbagi di bulan suci.
Salah satu agenda yang paling menyentuh dalam rangkaian Sanlat adalah santunan kepada 70 anak yatim di lingkungan SMP Negeri 3 Cibungbulang. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian dan kebersamaan keluarga besar sekolah terhadap sesama.
Rangkaian kegiatan Pesantren Kilat kemudian ditutup dengan acara buka puasa bersama (bukber) yang diikuti oleh siswa, guru, serta seluruh keluarga besar SMP Negeri 3 Cibungbulang.