Cibinong, BOGOR24JAM.COM - Geliat perbaikan terus diupayakan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam meningkatkan integritas pelayanan publik. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, bersama Inspektur Kabupaten Bogor, Arif Rahman, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) pada Kamis (16/10). Sidak ini dilakukan untuk memastikan Survei Penilaian Integritas (SPI) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berjalan dengan baik, sejalan dengan arahan Bupati Bogor.

Survei Penilaian Integritas (SPI) adalah tolok ukur nasional yang diselenggarakan oleh KPK. Tujuannya? Memotret integritas lembaga publik berdasarkan pengalaman dan persepsi masyarakat, pegawai, serta para ahli. Lebih dari sekadar survei, SPI adalah ajang partisipasi publik dalam mencegah korupsi, mendorong perbaikan layanan, dan menata kelola instansi lewat masukan langsung dari masyarakat.

Sekda Ajat Rochmat Jatnika menjelaskan tujuan sidak yang dilakukannya.

"Beberapa waktu lalu, Bapak Bupati telah menginstruksikan kepada kami untuk meningkatkan peran serta, baik secara internal melalui penilaian dari hasil kerja, maupun secara eksternal melalui respons masyarakat terhadap survei integritas ini," jelas Ajat.

Fokus utama sidak adalah mengecek progres peningkatan SPI KPK. Ajat mengungkapkan kepuasannya melihat kemajuan signifikan di Bapenda.

"Alhamdulillah, pada kesempatan ini, kami melihat kemajuan signifikan di Bapenda. Skor SPI internal yang sebelumnya berada di posisi 57%, kini telah mencapai 91%. Ini adalah bukti responsifnya kita terhadap arahan Bapak Bupati. Terima kasih, Bapak Bupati, atas perhatiannya," ujar Ajat.

Ajat pun mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk aktif berpartisipasi dalam SPI tahun 2025.

"Terima kasih bagi yang sudah gercep (gerak cepat) dalam meningkatkan skor SPI kita. Semoga kedepannya Pemkab Bogor semakin transparan, dan masyarakat tidak perlu khawatir dengan kualitas layanan, karena kita berkomitmen pada integritas," tandas Ajat.

Inovasi Disdukcapil Dongkrak Partisipasi Masyarakat