Caringin, BOGOR24JAM.COM - Sempat berselisih, antara warga sekitar dan Kinasih Resort. Ditengahi oleh para tokoh,  melakukan mediasi.Berlangsung di Aula Wisma Kinasih, di Jalan Raya Ciawi-Sukabumi (Bocimi), Desa Caringin, Kabupaten Bogor, Jumat 18 April 2025.

Dalam mediasinya beberapa point penting  disepakati dan ditandatangani bersama kedua pihak. Kinasih Resor menjalin kesepakatan tertulis dengan warga sekitar, petani, tokoh masyarakat, termasuk dengan Himpunan Petani Peternak Muda (HPPMI) Kabupaten Bogor.

Hadir dalam kesepakatan tersebut Kooordinator Operasional Kinasih Resort Asep Muhiban beserta staf, Ketua HPPMI Kabupaten Bogor Yusuf Bachtiar, petani pemilik sawah warga Kampung Cikalang H Omay, tokoh masyarakat Caringin H Acep Misbahussudur alias H Bono, Ketua Koperasi Produsen Anugerah Bumi Hijau (Koprabuh) Saprudin, dan Ketua RW 06 Kampung Cikalang, Desa Caringin Kecamatan Caringin.

Poin kesepakatan tersebut di antaranya Kinasih Resort komitmen menjaga integritas lingkungan, siap mengelola sampah lebih baik bekerjasama dengan HPPMI dan masyarakat, memberikan kompensasi atas kerugian kepada petani yang dirugikan akibat pembuangan sampah beberapa waktu lalu, serta tetap berkomitmen bekerjasama dan menjaga kepedulian dengan warga sekitar.

"Dengan telah terjalinnya kesepakatan ini kami memohon maaf telah lengah dalam menjaga lingkungan. Tapi tidak ada niat kami merusak lingkungan. Semua yang terjadi di luar pengawasan manajemen," ujar Asep Muhiban.

Asep menambahkan, usai viral pemberitaan pembuangan sampah Kinasih Resort sehingga menyumbat saluran irigasi dan merusak sawah warga sekitar, Kinasih Resort langsung menyerahkan semua pegawai untuk kerja bakti membersihkan sampah pada Sabtu, 12 April 2025.

Sementara itu, Ketua HPPMI Kabupaten Bogor, Yusuf Bachtiar, menyatakan siap bekerjasama dengan Kinasih Resort dan warga untuk menjaga lingkungan serta pengelolaan pertanian.

"Banyak anggota HPPMI yang selama ini menggarap lahan Kinasih untuk pertanian. Alhamdulillah telah terjadi kesepakatan. Pihak Kinasih pun telah mengganti kerugian petani. Mudah-mudahan akan lebih baik ke depannya," ujar Yusup.(Wan).