CIBUNGBULANG | BOGOR24JAM.COM – Upaya menghadirkan solusi permanen terhadap persoalan sampah di wilayah Bogor Raya terus dimatangkan. Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Pemerintah Kota Bogor memperkuat sinergi melalui persiapan pembangunan Pengolah Sampah menjadi Energi (PSE) Bogor Raya yang berlokasi di kawasan Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.

Sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade bersama Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim melakukan peninjauan langsung ke lokasi yang akan menjadi pusat pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) dan fasilitas Bahan Bakar Minyak Terbarukan (BBMT) untuk melayani kebutuhan Kabupaten dan Kota Bogor.

Kunjungan tersebut turut dihadiri jajaran TNI, unsur Forkopimda, perwakilan Danantara Indonesia, Sekretaris Daerah Kota Bogor, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten dan Kota Bogor, Camat Cibungbulang, unsur kepolisian, TNI, serta Pemerintah Desa Galuga.

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade menjelaskan, peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan dan berbagai aspek pendukung sebelum proyek strategis tersebut memasuki tahap pembangunan.

"Hari ini saya berbagi tugas dengan Bupati Bogor Bapak Rudy Susmanto untuk menghadiri kunjungan lapangan persiapan pembangunan Pengolah Sampah menjadi Energi Bogor Raya. Peninjauan ini penting untuk memastikan seluruh kesiapan lokasi sehingga pembangunan dapat berjalan sesuai rencana," ujar Jaro Ade.

Menurutnya, pembangunan PSEL dan BBMT merupakan langkah nyata pemerintah dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah yang semakin kompleks seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi di kawasan Bogor Raya.

Selama ini, persoalan sampah menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi daerah perkotaan. Karena itu, diperlukan terobosan melalui pemanfaatan teknologi modern yang mampu mengurangi volume sampah sekaligus menghasilkan energi yang bermanfaat bagi masyarakat.

"PSEL bukan hanya menjadi solusi pengurangan sampah, tetapi juga memberikan nilai tambah karena sampah dapat diubah menjadi energi yang mendukung kebutuhan pembangunan berkelanjutan," jelasnya.

Jaro Ade menambahkan, keberadaan fasilitas ini nantinya diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap metode pembuangan sampah konvensional sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah di wilayah Bogor Raya.