TANGERANG | BOGOR24JAM.COM – Kebijakan yang mewajibkan atlet angkat berat Kota Tangerang Selatan membayar biaya akses sebesar Rp100.000 per orang untuk mengikuti latihan bersama menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 menjadi perhatian sejumlah pihak.
Informasi tersebut diketahui dari surat pemberitahuan yang diterbitkan Pengurus Persatuan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABERSI) Kota Tangerang Selatan. Dalam surat itu, atlet dan pelatih diundang mengikuti latihan bersama yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 2 Agustus 2026, di Ronin Strength Gym.
Namun, pada bagian akhir surat disebutkan bahwa setiap atlet yang mengikuti kegiatan diwajibkan membayar biaya masuk sebesar Rp100.000 yang dibayarkan langsung di lokasi latihan.
Kebijakan tersebut memunculkan berbagai pertanyaan, mengingat para atlet yang mengikuti latihan merupakan bagian dari persiapan menghadapi Porprov VII Banten 2026. Sejumlah pihak mempertanyakan apakah penggunaan fasilitas latihan tersebut belum masuk dalam skema pembinaan atlet atau terdapat mekanisme pendanaan tertentu yang mengharuskan peserta menanggung biaya secara mandiri.
Selain itu, muncul pula pertanyaan terkait sumber pembiayaan program pembinaan atlet menjelang ajang olahraga tingkat provinsi tersebut, termasuk alokasi anggaran untuk kegiatan pemusatan latihan maupun penggunaan fasilitas olahraga.
Hingga berita ini disusun pada Senin (27/7/2026), belum ada keterangan resmi dari pengurus PABERSI maupun pihak terkait yang menjelaskan dasar penerapan biaya tersebut, termasuk apakah biaya yang dibebankan kepada atlet digunakan untuk sewa fasilitas, operasional kegiatan, atau kebutuhan lainnya.
Media ini masih berupaya menghubungi pengurus PABERSI dan pihak terkait guna memperoleh penjelasan lebih lanjut. Sesuai prinsip keberimbangan dalam pemberitaan, ruang hak jawab dan hak klarifikasi terbuka bagi seluruh pihak yang disebutkan dalam berita ini.
