Jakarta, BOGOR24JAM.COM – Bangsa Indonesia telah menapak 80 tahun merdeka. Usia delapan dekade bukan sekadar angka, melainkan simbol perjalanan panjang yang diperjuangkan para pahlawan dengan doa, pengorbanan, darah, dan air mata.
Ketua Umum Lembaga Anti Narkotika (LAN), Sultan Rusdal F. Inayatsyah, menegaskan tugas generasi saat ini adalah menjaga sekaligus mengisi kemerdekaan dengan karya nyata demi kejayaan bangsa. Hal itu disampaikannya kepada wartawan, Senin (18/8/2025).
“Harus jujur, kemerdekaan sejati belum sepenuhnya diraih. Ancaman narkotika telah menjadi penjajahan gaya baru yang merusak generasi, menghancurkan moral, dan melemahkan ketahanan bangsa dari dalam. Bila dibiarkan, cita-cita menuju Indonesia Emas 2045 akan terancam,” jelasnya.
Menurut Sultan Rusdal, perang melawan narkoba bukan sekadar isu kesehatan atau hukum, melainkan perjuangan mempertahankan kemerdekaan bangsa. Ia menyebutkan, momentum refleksi 80 tahun kemerdekaan harus menjadi energi untuk menyatukan langkah dalam pemberantasan narkoba yang sejalan dengan arah pembangunan nasional.
Ia pun mengaitkan hal itu dengan Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, di antaranya:
Memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan HAM. Perang melawan narkoba adalah menjaga martabat kemanusiaan.
Memantapkan pertahanan dan kemandirian bangsa. Generasi sehat bebas narkoba adalah benteng bangsa.
Meningkatkan lapangan kerja dan industri kreatif. Generasi bebas narkoba lebih produktif dan inovatif.
Memperkuat pembangunan SDM, pendidikan, kesehatan, serta peran pemuda dan perempuan. SDM unggul lahir dari generasi sehat jasmani dan rohani.