JASINGA | BOGOR24JAM.COM – Komunitas Mahasiswa Jasinga (KMJ) menggelar kegiatan silaturahmi yang dikemas dalam bentuk bedah buku, diskusi interaktif, dan pembacaan puisi sebagai upaya memperkuat jejaring mahasiswa sekaligus mendorong ruang dialog yang inklusif.
Kegiatan yang berlangsung sederhana ini dihadiri mahasiswa asal Jasinga dari berbagai perguruan tinggi dan organisasi kemahasiswaan. Meski berasal dari latar belakang berbeda, para peserta disatukan oleh semangat membangun kapasitas intelektual dan kepedulian sosial terhadap daerah asal.
Forum tersebut menjadi wadah bertukar gagasan serta mengekspresikan pemikiran secara terbuka. KMJ menargetkan lahirnya akademisi muda yang tidak hanya kritis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan keberpihakan pada masyarakat.
Salah satu penggagas KMJ, Hafizh Izzulhaq, menyampaikan bahwa komunitas ini merupakan hasil dari proses panjang diskusi antar mahasiswa Jasinga.
“Secara gagasan sudah lama kami rancang. Setelah melalui diskusi dan musyawarah, akhirnya kami sepakat membentuk wadah ini sebagai ruang bersama,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).
KMJ sendiri bergerak di sejumlah bidang, seperti pendidikan, sosial, dan advokasi, dengan program kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan internal komunitas serta kondisi masyarakat Jasinga.
Seiring kehadirannya, KMJ mulai mendapat respons positif. Sekitar 30 mahasiswa tercatat bergabung setelah kegiatan tersebut.
Hafizh menambahkan, KMJ telah menyiapkan agenda lanjutan seperti musyawarah organisasi, rapat kerja, hingga evaluasi program sebagai bagian dari penguatan struktur dan arah gerak komunitas.
Ke depan, KMJ menargetkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi kepemudaan dan pemangku kepentingan, guna mendorong kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.