Bandung, BOGOR24JAM.COM -  Duka mendalam menyelimuti Tanah Air. Sebanyak 23 prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) gugur saat menjalankan latihan di kawasan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Mereka menghembuskan napas terakhir bukan di medan perang, melainkan di medan pengabdian saat mempersiapkan diri menjaga kedaulatan negara.

Longsor tiba-tiba menerjang lokasi latihan, menelan para prajurit yang tengah melaksanakan tugas negara. Dalam dingin dan sunyinya alam pegunungan, para ksatria laut itu gugur bersama sumpah setia yang telah mereka ikrarkan kepada Merah Putih.

Tangis keluarga, rekan seperjuangan, dan seluruh rakyat Indonesia menyatu dalam duka. Mereka adalah putra-putra terbaik bangsa berangkat dengan doa, disiplin, dan kehormatan, lalu pulang dengan nama yang terpatri sebagai pahlawan dalam tugas.

Redaksi menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Para prajurit tersebut gugur sebagai kusuma bangsa. Pengorbanan mereka menjadi pengingat bahwa menjaga negeri ini selalu menuntut harga yang mahal, bahkan nyawa.

Hingga kini, proses evakuasi masih berlangsung. Doa-doa terus dipanjatkan agar para syuhada mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan.
Indonesia berduka.

Negeri ini berutang kehormatan kepada mereka yang gugur dalam diam, demi tugas yang tak sempat mereka tuntaskan. (Red)