Ciawi,BOGOR24JAM.COM - Sekretaris Jenderal (Sekjen)) Aliansi Masyarakat Bogor Selatan (AMBS) Azet Basuni, menyoroti proyek di Jalan Veteran II Telukpinang Kecamatan Ciawi. Proyek senilai Rp.771.000.000, 00 (tujuhratus tujuh puluhsatu juta rupiah) yang tengah digarap oleh penyedia jasa CV. MAKSUM FAMILY. Sebelum nya, proyek inipun sangat dinanti nanti oleh masyarakat, diharapkan jadi solusi dalam mangatasi banjir.
Sekjen AMBS Azet Basuni mengatakan, sudah merupakan hukum pasti, air akan mengalir kedataran palingr rendah, "logikanya, kejadian banjir pada jalan veteran II, sudah diketahui umum penyebabnya, ketika debit air tinggi dari saluran irigasi, sehingga meluap dan merendam jalan yang memang berada dibawah nya." ujarnya Rabu 19/11/2025
Azet menjelaskan, dalam persoalan banjir di Jalan Telukpinang iitu tidak perlu mencari solusi yang liar, sudah jelas penyebabnya.setiap kali hujan deras disitulah volume air bertambah karena tidak mengalir normal akhir nya limpas ke jalan seperti terjadi pada Selasa 18 November kemarin, padahal Box Cukvert sudah terpasang.
"Jadi teerkait solusi mengatasi banjir Jalan Telukpinang PUPR seharusnya mengkaji dengan matang, jangan terkesan proyek dipaksakan tidak sesuai dengan yang diharapkan masyarakat," jelas Azet.
Menurutnya, kerika persoalan nya ada pada saluran irigasi, seharusnya saluran tersebut dimaksimalkan, dengan kajian dan perencanaan yang sematang matang nya.
"Apabila kondisi saat ini, Box Culvert telah terpasang namun banjir tetap terjadi artinya itu tidak maksimal, jangan sampai jadi PR yang panjang bagi pemerintah,mengapa tidak, kajian di fokuskan pada saluran irigasi yang memang sebagai penyebab nya, pada lokasi itu," terang nya.
Azet menambahkan, Kajian pada Irigasi perlu di dalami, seharus nya pihak PUPR peka pada situasi kondisi yang ada, jadikan masyarakat sekitar sebagai acuan, karena kata Dia, mereka yang lebih faham dalam hal ihwal persoalan irigasi tersebut berada di sekitarnya .
"Seharus nya sebelum menentukan proyek, selain survey lokasi, llakukan survey pada masyarakat. Dengan begitu, tentukan perencanaan dengan kajian yang matang, jangan sampai proyek menghamburkan duit rakyat yang diberikan dari pajak," pungkasnya. (Iwan)