BOGOR24JAM.COM – SMP Negeri 1 Parungpanjang kembali menjadi bagian dari program penguatan pendidikan karakter yang digagas Pemerintah Kabupaten Bogor. Pada Senin (15/6/2026), sekolah tersebut mendapat kunjungan Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, DR. Riny Kusumawati, SP., MM., yang bertindak sebagai pembina upacara sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya ketahanan pangan kepada warga sekolah.
Kegiatan yang berlangsung di lapangan SMP Negeri 1 Parungpanjang tersebut diikuti seluruh siswa, guru, tenaga kependidikan, serta jajaran manajemen sekolah. Kehadiran perwakilan Pemerintah Kabupaten Bogor disambut antusias oleh warga sekolah sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan.
Kepala SMP Negeri 1 Parungpanjang, Dede Engkon, M.Pd., mengatakan bahwa program pembina upacara dari perangkat daerah memberikan nilai tambah bagi peserta didik karena mereka dapat memperoleh wawasan langsung dari para pejabat yang menangani berbagai sektor pembangunan di Kabupaten Bogor.
“Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi siswa. Mereka tidak hanya mengikuti upacara, tetapi juga mendapatkan pengetahuan dan motivasi langsung dari pemerintah daerah terkait berbagai isu penting yang dekat dengan kehidupan sehari-hari,” ujar Dede Engkon.
Dalam amanatnya, Riny Kusumawati mengajak para siswa untuk menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan, termasuk memahami pentingnya ketahanan pangan sebagai salah satu aspek yang mendukung kualitas hidup masyarakat.
Ia juga mengingatkan para siswa agar membiasakan pola hidup sehat serta menghargai makanan yang dikonsumsi setiap hari sebagai bentuk penghargaan terhadap proses panjang produksi pangan.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai ketahanan pangan kepada para guru SMP Negeri 1 Parungpanjang. Dalam pemaparannya, Riny menjelaskan pentingnya keamanan pangan di lingkungan sekolah dan mengajak para pendidik untuk turut mengawasi makanan yang dikonsumsi peserta didik.
“Sekolah memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan hidup sehat. Karena itu, keamanan makanan yang dikonsumsi siswa perlu menjadi perhatian bersama,” ungkapnya.
Menurut Dede Engkon, sinergi antara sekolah dan pemerintah daerah sangat penting untuk mendukung pembentukan karakter peserta didik. Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut sehingga siswa memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai berbagai bidang pembangunan dan kehidupan bermasyarakat.
