SUKABUMI | BOGOR24JAM.COM – Arus Informasi Santri Nusantara (AISNU) Jawa Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses literasi digital bagi kalangan santri melalui program Ekspedisi Santri Nusantara AISNU Jabar ke Pelosok Negeri. Kegiatan kali ini digelar di Pondok Pesantren Riyadlus Shibyan, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.

Dalam ekspedisi tersebut, AISNU Jabar menghadirkan program Madrasah Digital, sebuah kegiatan edukasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman santri terhadap perkembangan teknologi informasi dan tantangan dunia digital yang semakin dinamis.

Melalui program ini, para santri mendapatkan pembekalan mengenai literasi digital, kemampuan menyaring informasi secara kritis, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana menyebarkan nilai-nilai positif dan budaya pesantren di tengah derasnya arus informasi.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh jajaran pengurus AISNU Jawa Barat, di antaranya Koordinator Bidang Lingkungan dan Kepesantrenan AISNU Jabar, Abdul Azis Al Gifari, bersama Imam Nawawi dan Rd. Muhammad Andika.

Abdul Azis Al Gifari menjelaskan bahwa program Ekspedisi Santri Nusantara merupakan bagian dari upaya AISNU untuk memastikan para santri di daerah terpencil memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh wawasan dan keterampilan digital.

"Ekspedisi Santri Nusantara merupakan bentuk komitmen kami agar santri di pelosok tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi informasi. Melalui Madrasah Digital, kami ingin membangun lingkungan pesantren yang semakin melek teknologi, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan tradisi pesantren yang selama ini menjadi kekuatan utama para santri," ujarnya, Senin (13/7/2026).

Menurutnya, santri memiliki peran penting dalam menciptakan ruang digital yang sehat dan produktif. Karena itu, mereka perlu dibekali kemampuan memahami informasi secara bijak sekaligus menjadi agen penyebar konten positif di media sosial maupun platform digital lainnya.

Selain menghadirkan edukasi digital, kegiatan ini juga diisi dengan aksi sosial melalui program Berbagi Kebahagiaan yang dilaksanakan bekerja sama dengan Qudwah Indonesia, lembaga filantropi dan kemanusiaan yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan dan dukungan bagi warga Pondok Pesantren Riyadlus Shibyan sebagai bentuk kepedulian terhadap pengembangan pendidikan dan kesejahteraan santri di wilayah pelosok.