Cigudeg, BOGOR -24JAM.COM - Gelombang keluhan membanjiri wakil rakyat! Anggota DPR RI Adian Napitupulu dari Fraksi PDI Perjuangan dan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Doni Maradona Hutabarat, kompak menyambangi warga di tiga Kecamatan Bogor: Cigudeg, Parungpanjang, dan Rumpin. Tujuannya satu, mendengarkan langsung jeritan hati masyarakat yang terimbas kebijakan penutupan sementara aktivitas tambang oleh Gubernur Jawa Barat.

Pertemuan yang berlangsung di Rev Coffee, Desa Rengasjajar, Cigudeg, pada Rabu (22/10) itu menjadi ajang curhat bagi warga yang merasa kehilangan mata pencaharian. Adian Napitupulu, dengan lantang menyatakan komitmennya untuk membawa persoalan ini ke Senayan.

"Nah, kalau bapak sudah mengirimkan surat ke Badan Aspirasi Masyarakat (BAM), kita bisa berkirim surat ke bagian Komisi terkait yaitu Komisi XII pertambangan. Kenapa? Dengan alasan kebijakan Gubernur Provinsi Jawa Barat ini dilarang," kata Adian, Rabu (22/10).

Adian menekankan pentingnya jalur administratif agar keluhan warga dapat dibahas secara serius di DPR RI. Menurutnya, pengaduan yang masuk akan menjadi dasar untuk pergerakan selanjutnya.

"Komisi II bidang pemerintahan daerah dengan permasalahan-permasalahan ini itu sebagainya itu kita bisa. Nah, pengaduan di RDPU ini akan menjadi landasan untuk kita bergerak," tegasnya.

Senada dengan Adian, Doni Maradona Hutabarat pun berjanji akan memperjuangkan nasib warganya di tingkat Provinsi. Ia mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi ekonomi ribuan kepala keluarga yang terdampak.

"Kita perjuangkan ditingkat Provinsi, kita perjuangkan tingkat pusatnya melalui DPR RI. Kenapa? dampaknya luar biasa hampir 15 ribu kepala keluarga terdampak ekonominya bahkan tadi sampai ada yang mengeluh bahwa untuk makan harian saja mereka tidak punya," sebutnya.

Doni mempertanyakan tanggung jawab atas kejadian ini. Ia menyoroti bantuan yang dijanjikan Gubernur Jawa Barat yang dinilai tidak merata dan tidak transparan.

"Atas kejadian, lanjut Doni, siapa yang mau bertanggung jawab? Oke, Gubernur menyampaikan akan memberikan bantuan dan bantuannya dari sekian belas ribu orang cuman 685 orang."