Caringin, BOGOR24JAM.COM - Di tengah hiruk pikuk dunia jurnalistik yang serba cepat, Forum Wartawan Bogor Selatan (FWBS) mengambil jeda untuk sesuatu yang lebih mendalam: penyelamatan lingkungan. Mereka turun langsung menanam pohon di hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Cisadane, sebuah aksi nyata yang menyentuh hati dan memberikan harapan bagi masa depan alam.

Kegiatan yang berlangsung di hulu Sungai Cisadane, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, tepatnya di area Rafting Cisadane milik H. Syafrudin Jefri, pada Rabu (29/10/2025), menjadi bukti nyata kepedulian para jurnalis terhadap lingkungan. Bukan hanya sekadar menulis berita, mereka juga berkontribusi langsung dalam menjaga kelestarian alam.

Ketua FWBS, Acep Mulyana, menekankan pentingnya tindakan nyata dalam pelestarian lingkungan.

"Dengan dukungan dari berbagai pihak kami para jurnalis yang tergabung di FWBS membuktikan kepedulian terhadap aliran Sungai Cisadane, dengan melakukan penanaman pohon ini adalah sebagai aksi nyata kami pada pelestarian alam," ujar Acep Mulyana.

Lebih lanjut, Acep menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya seremonial belaka, melainkan sebuah komitmen jangka panjang.

"Lokasi kegiatan di titik kumpul Rafting milik H. Jefri ini, sebagai simbolis, bahwa Kami bukan hanya sekedar menanam saja, namun berikut perawatan nya secara berkesinambungan," terangnya.

H. Syafrudin Jefri, mantan Kepala Desa Ciherang Pondok, menyambut baik inisiatif FWBS. Ia merasa terinspirasi dan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan penanaman pohon di sekitar hulu DAS Cisadane.

"Kami sangat apresiasi kegiatan yang di laksanakan FWBS, Sejak terbentuknya Forum Wartawan Bogor Selatan sangat dirasakan sekali keberadaannya. Dukungan terhadap pembangunan di tingkat desa melalui karya karya tulisnya itu sangat dirasakan disaat saya menjadi kepala desa. Dan semoga segenap anggota FWBS tetap menjaga ruhnya sebagai jurnalis yang bermanfaat bagi masyarakat," kata H. Jepri.

Aksi ini tidak hanya melibatkan anggota FWBS dan H. Jefri, tetapi juga berbagai pihak, termasuk Aliansi Masyarakat Bogor Selatan (AMBS), tokoh masyarakat setempat, dan PT. Tirta Investama (Aqua).