PARUNGPANJANG | BOGOR24JAM.COM – SMP Negeri 3 Parungpanjang melaksanakan upacara bendera sekaligus aksi nyata Program "Kami Mendengar" Pemerintah Kabupaten Bogor pada Senin (22/6/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dengan melibatkan seluruh warga sekolah sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, sehat, dan berprestasi.
Bertindak sebagai pembina upacara, Dr. Mustakim, S.Pd., M.M., Staf Ahli Bidang Administrasi dan Keuangan Kabupaten Bogor, sementara petugas upacara dipercayakan kepada anggota Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMPN 3 Parungpanjang.
Program "Kami Mendengar" merupakan gagasan Bupati Bogor Rudy Susmanto yang bertujuan memperkuat komunikasi antara pemerintah, sekolah, guru, dan peserta didik. Melalui program ini, berbagai aspirasi, harapan, dan kebutuhan warga sekolah dapat disampaikan secara langsung guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Mustakim menyampaikan pentingnya membangun budaya saling mendengar, saling menghargai, dan saling mendukung sebagai fondasi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif.
"Setiap suara memiliki arti dan setiap masukan adalah langkah menuju perubahan yang lebih baik. Pemerintah Kabupaten Bogor hadir untuk mendengar aspirasi sekolah sekaligus memastikan berbagai program pendidikan berjalan dengan baik demi masa depan generasi muda yang lebih berkualitas," ujarnya.
Melalui semangat "Kami Mendengar, Kami Peduli, Kami Bergerak", siswa diajak untuk terus menyampaikan gagasan positif dan berpartisipasi aktif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih baik.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap siswa memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi dan mendapatkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta mendukung tumbuh kembang mereka. Pendidikan yang berkualitas lahir dari komunikasi yang baik antara pemerintah, sekolah, guru, dan peserta didik," ujar Dr. Mustakim.
Dalam kegiatan tersebut disampaikan sejumlah pesan penting, di antaranya pentingnya menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman, menjauhi penyalahgunaan narkoba, membangun budaya sekolah yang bersih dan tertib, serta mencegah segala bentuk perundungan atau bullying di lingkungan pendidikan.
Selain itu, siswa juga diajak mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi generasi muda Indonesia.
