NANGGUNG | BOGOR24JAM.COM – Musim kemarau yang mulai melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor menyebabkan krisis air bersih di beberapa desa. Menyikapi kondisi tersebut, Polsek Nanggung bersama Perumda Air Minum Tirta Kahuripan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan di Kecamatan Nanggung.

Kegiatan bakti sosial dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 itu menyasar dua desa yang mengalami kesulitan air bersih, yakni Desa Kalong Liud dan Desa Hambaro, Selasa (14/7/2026).

Sebanyak 11.000 liter air bersih disalurkan menggunakan dua armada mobil tangki dengan kapasitas masing-masing 5.500 liter untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang telah beberapa pekan mengalami krisis air bersih.

Di Kampung Liud, RT 03 RW 03, Desa Kalong Liud, sekitar 500 kepala keluarga dilaporkan mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat menurunnya debit sumber air dan mengeringnya sejumlah sumur warga.

Perwakilan warga, Komarudin, mengaku bantuan tersebut sangat membantu masyarakat yang selama dua pekan terakhir kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Polsek Nanggung dan Perumda Tirta Kahuripan. Bantuan ini sangat berarti bagi warga yang sedang mengalami kesulitan air bersih," ujarnya.

Kondisi serupa juga dialami warga Desa Hambaro. Salah seorang warga, Ita, mengatakan kekeringan menjadi persoalan yang hampir setiap tahun dirasakan masyarakat saat musim kemarau tiba.

"Sudah sekitar dua minggu kami kesulitan mendapatkan air bersih karena sumur di rumah mengering. Bantuan ini sangat membantu kebutuhan keluarga kami," tuturnya.

Kapolsek Nanggung, AKP Ano Junaedi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian bakti sosial Polri yang bertujuan membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat dampak musim kemarau.