Ciawi, BOGOR24JAM.COM - Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Idham Chalid Ciawi menunjukkan responsibilitas tinggi terhadap keluhan masyarakat. Mereka menggelar diskusi terbuka dengan Aliansi Masyarakat Bogor Selatan (AMBS) pada Rabu, 11 Juni 2025, untuk membahas berbagai persoalan, terutama terkait pelayanan pasien.
Audiensi ini merupakan tindak lanjut positif dari pihak manajemen RSUD atas berbagai aduan masyarakat mengenai etika dan sikap sebagian tenaga medis, khususnya dokter muda dan perawat yang dinilai masih kurang pengalaman dalam menghadapi pasien. Ketua Umum AMBS, M. Muhsin, menyampaikan sejumlah persoalan yang perlu dievaluasi, termasuk pelayanan terhadap pasien. Ia mencontohkan keluhan yang dialami pasien bernama Mulyadi baru-baru ini.
Fokus Utama: Evaluasi Pelayanan Pasien
M. Muhsin menegaskan bahwa tujuan kedatangan AMBS bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk menyampaikan aspirasi masyarakat agar ada perbaikan nyata dalam pelayanan. "Banyak warga kami merasa kecewa karena pelayanan yang mereka terima tidak sesuai harapan," ujarnya.
Respon Manajemen RSUD Idham Chalid
Manajemen rumah sakit, yang diwakili oleh dr. Eva Wangi M.Epid dan Ns. Dewi Atikah, S.Kep, MARS., memberikan klarifikasi secara terbuka. dr. Eva menjelaskan bahwa RSUD Ciawi merupakan rumah sakit pendidikan, di mana para dokter muda sedang dalam proses belajar di bawah bimbingan dokter senior.
"Kami menyadari masih ada kekurangan dalam pelayanan yang dirasakan oleh masyarakat. Baik atas nama pribadi maupun atas nama manajemen, kami mohon maaf jika masih banyak kekurangan dalam pelayanan," tutur dr. Eva.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas masukan yang diberikan oleh masyarakat. "Terima kasih atas segala masukannya, dengan itu kami akan terus melakukan evaluasi dan pembinaan lebih lanjut," imbuhnya.