Jakarta, BOGOR24JAM.COM - Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, turut serta dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting yang diselenggarakan di Jakarta. Kehadiran beliau menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mendukung program nasional untuk menekan angka stunting.
Wakil Bupati Bogor Dukung Penuh Program Penurunan Stunting
Acara penting ini dihadiri oleh Wakil Presiden RI, Gibran Raka Bumil, yang memberikan arahan strategis untuk mempercepat upaya penurunan stunting di seluruh Indonesia. Rakornas ini menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, dan menyusun rencana aksi yang efektif.
Ade Ruhandi menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor sangat serius dalam menangani masalah stunting. Berbagai program dan kegiatan telah dilaksanakan, mulai dari sosialisasi pentingnya gizi seimbang, peningkatan akses terhadap layanan kesehatan, hingga pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita.
“Kami menyadari bahwa stunting merupakan masalah kompleks yang memerlukan penanganan lintas sektoral. Oleh karena itu, kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, dan juga melibatkan peran serta masyarakat,” ujar Ade Ruhandi.
Strategi Kabupaten Bogor dalam Menurunkan Angka Stunting
Kabupaten Bogor memiliki beberapa strategi kunci dalam upaya menurunkan angka stunting. Salah satunya adalah dengan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya 1000 hari pertama kehidupan (HPK). Periode ini merupakan masa emas bagi pertumbuhan dan perkembangan anak, sehingga intervensi gizi yang tepat sangat penting untuk mencegah stunting.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bogor juga berupaya untuk meningkatkan akses terhadap air bersih dan sanitasi yang layak. Kondisi lingkungan yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko infeksi pada anak, yang pada gilirannya dapat menyebabkan stunting.
Program pemberian makanan tambahan (PMT) juga menjadi salah satu fokus utama. PMT diberikan kepada ibu hamil yang kekurangan gizi dan juga kepada balita yang mengalami masalah pertumbuhan. PMT ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan gizi mereka dan mencegah stunting.