Nanggung, BOGOR24JAM.COM – Dari Desa Kalongliud, Kecamatan Nanggung, muncul sosok pemuda yang tengah mencuri perhatian publik. Ia adalah Abdul Mufti Dahyar Ibnu Nukliri, atau akrab disapa Amdin Nukliri, 30 tahun. Tokoh muda ini menyatakan kesiapan maju sebagai calon Ketua KNPI Kecamatan Nanggung, setelah bertahun-tahun fokus membangun pemberdayaan pemuda akar rumput.

Ditemui di sebuah warung kopi sederhana pada Rabu (26/11/2025), Amdin menegaskan bahwa KNPI harus menjadi ruang pemersatu pemuda lintas latar belakang.

“Pemuda Nanggung bukan hanya harus bersatu, tapi harus punya ikatan. Dan ikatan itu ada di KNPI. Tugas saya sederhana, mempersatukan,” ujarnya.

Menurut Amdin, selama ini belum ada sistem monitoring yang serius terhadap perkembangan kepemudaan di tingkat desa. Ia meyakini bahwa kolaborasi lintas pemuda dapat menjadi jalan untuk menyelesaikan berbagai persoalan ekonomi, pendidikan, hingga sosial.

Rekam Jejak Pengabdian di Bidang Pendidikan

Amdin dikenal konsisten mendorong akses pendidikan di desa-desa terpencil. Ia telah membina lebih dari 100 pemuda putus sekolah melalui berbagai kegiatan belajar. Pada 2024, Amdin berkeliling ke 11 desa di Kecamatan Nanggung untuk menggerakkan literasi pendidikan.

Upaya itu berbuah hasil: kini lebih dari 500 mahasiswa asal Nanggung tercatat berkuliah di IAIB berkat dorongan langsung yang ia lakukan.

 “Saya ingin pemuda di desa punya kesempatan pendidikan yang sama,” tegasnya.

Nama “Amdin” yang merupakan singkatan dari nama panjangnya sempat menjadi bahan ejekan saat kecil. Namun hal itu justru membentuk karakter pantang menyerah. Sebelum genap berusia 30 tahun, ia telah mengantongi lima gelar akademik, mulai dari D1 hingga Magister, dan kini sedang menempuh pendidikan doktoral.