CARINGIN | BOGOR24JAM.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bogor kembali melanjutkan gerakan pelestarian lingkungan melalui program Ekspedisi Bogor Biru 2. Setelah sukses dilaksanakan di Kampung Ciriung, Kecamatan Cibinong, kegiatan kali ini akan digelar di Kampung Cibeuling Cikaracak, Desa Cinagara, Kecamatan Caringin, pada Jumat, 17 Juli 2026.
Mengusung tema “Aman, Sehat, Resik, dan Indah”, kegiatan tersebut difokuskan pada aksi nyata pelestarian lingkungan berupa pembersihan Sungai Cibeuling serta penanaman 1.000 pohon buah dan pohon kayu industri.
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor, H. Dede Chandra Sasmita, S.Ag., M.Pd., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program Gerakan Langit Biru Indonesia Asri dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat.
“Ekspedisi Bogor Biru 2 bertujuan menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas ekosistem di wilayah Caringin. Ini merupakan bentuk komitmen Partai Demokrat untuk menghadirkan aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Dede Chandra, Rabu (15/7/2026).
Menurutnya, gerakan tersebut tidak sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup demi keberlanjutan masa depan.
“Ekspedisi Bogor Biru bukan hanya program menanam pohon atau membersihkan sungai. Ini adalah gerakan membangun kesadaran bahwa lingkungan yang bersih dan lestari merupakan warisan terbaik bagi generasi mendatang. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk hadir, bergotong royong, dan menjadi bagian dari perubahan,” tegasnya.
Kegiatan tersebut akan melibatkan berbagai unsur masyarakat, di antaranya Laskar Biru Demokrat, aparat Kecamatan Caringin, Pemerintah Desa Cinagara dan Desa Tangkil, Koordinator RW Demokrat, relawan, serta warga setempat.
Selain menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan bersih, kegiatan ini juga diharapkan menjadi sarana mempererat kebersamaan dan memperkuat budaya gotong royong di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kolaborasi yang kuat antara masyarakat, relawan, dan para pemangku kepentingan dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan,” tambah Dede Chandra.
