JASINGA | BOGOR24JAM.COM – Pemerintah Desa Setu, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, bersama Puskesmas Jasinga menggelar kegiatan pembinaan dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu hamil di Aula Desa Setu, Kamis (21/5/2026).
Program ini difokuskan kepada ibu hamil yang teridentifikasi berisiko mengalami Kurang Energi Kronis (KEK) sebagai langkah pencegahan stunting sejak masa kehamilan.
Sebanyak 35 ibu hamil mengikuti kegiatan tersebut dan menerima manfaat berupa bantuan makanan tambahan sekaligus edukasi kesehatan terkait pentingnya menjaga asupan gizi selama kehamilan.
Kepala Desa Setu, Esa Asmarini, menegaskan bahwa pemenuhan gizi ibu hamil merupakan salah satu faktor penting dalam menekan risiko lahirnya anak stunting.
"Ibu hamil itu kunci. Kalau gizinya terpenuhi sejak awal, risiko stunting pada anak bisa ditekan. Maka kami pastikan PMT ini tepat sasaran dan dibarengi edukasi," ujarnya.
Dalam kegiatan pembinaan tersebut, petugas kesehatan dari Puskesmas Jasinga, Dewi Anggraeni, memberikan penyuluhan mengenai pola makan sehat selama kehamilan, pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin, hingga tanda-tanda bahaya kehamilan yang perlu diwaspadai.
Edukasi tersebut diberikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan ibu hamil agar lebih siap menjaga kesehatan diri dan janin selama masa kehamilan.
Usai mengikuti sesi pembinaan, para peserta menerima paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa nasi, bubur kacang hijau, serta susu khusus ibu hamil untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
Program PMT bagi ibu hamil ini merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam mempercepat penurunan angka stunting, khususnya di wilayah Kabupaten Bogor, dengan fokus pada intervensi sejak masa kehamilan.