Nanggung, BOGOR24JAM.COM - Harapan warga Nanggung, Bogor, untuk memiliki akses jalan yang lebih baik melalui Jembatan Ciparigi semakin dekat menjadi kenyataan. Proyek yang menghubungkan Jalan Cibeber-Malasari ini menunjukkan perkembangan pesat, bahkan di tengah tantangan cuaca dan kenaikan harga material.
Senin (17/11/2025), Kepala UPT Jalan dan Jembatan Wilayah VI Cigudeg, Bobby Wahyudi, meninjau langsung kemajuan pembangunan. Bersama tim, ia memastikan proyek krusial ini berjalan sesuai rencana.
“Alhamdulillah perkembangan cukup baik. Semoga tidak lama lagi semuanya rapi. Setelah ini juga akan ada tahapan peningkatan seperti pembersihan dan pekerjaan pendukung lainnya,” ujar Bobby.
Menurut Bobby, progres pembangunan Jembatan Ciparigi kini telah mencapai 60 persen, sebuah lonjakan signifikan dibandingkan minggu lalu yang masih berada di angka 42 persen. Abutmen dan girder telah terpasang, dan proses pengecatan sedang berlangsung.
Bobby tak lupa menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bogor, Rudi Susmanto, dan Wakil Bupati, Jaro Ade, atas dukungan penuh yang diberikan terhadap proyek ini.
“Terima kasih kepada Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati. Dengan adanya jembatan ini, akses menuju Desa Malasari maupun Curugbitung, terutama Kampung Malasari, akan semakin baik. Pembangunan jalan dan jembatan ini sangat dinantikan oleh masyarakat Kecamatan Nanggung, khususnya warga Desa Malasari,” tambahnya.
Namun, perjalanan proyek ini tak sepenuhnya mulus. Koko Komaludin, pelaksana dari PT Arcido Artha Multimodo, mengungkapkan beberapa kendala yang dihadapi di lapangan.
“Kami dihadapkan pada fenomena alam, yakni hujan, dan kesulitan memperoleh bahan seperti split dan pasir beton. Harga split yang biasanya Rp280 ribu per kubik kini bisa mencapai Rp550 ribu per kubik, itu pun sulit didapat,” jelas Koko.
Meskipun demikian, Koko menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan proyek ini dengan sebaik-baiknya.