CIBINONG | BOGOR24JAM.COM – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, mendorong Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menambah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), khususnya di wilayah Bogor Barat yang dinilai masih minim akses layanan kesehatan.
Sastra menilai kebutuhan fasilitas kesehatan di Bogor Barat terus meningkat seiring dengan jumlah penduduk yang besar dan luasnya wilayah. Saat ini, masyarakat di kawasan tersebut masih bergantung pada RSUD Leuwiliang sebagai rujukan utama.
“Dengan kondisi geografis yang luas dan kepadatan penduduk yang tinggi, satu rumah sakit jelas belum mencukupi untuk melayani seluruh wilayah Bogor Barat,” kata Sastra.
Ia mengungkapkan, warga di sejumlah kecamatan seperti Parung Panjang, Rumpin, dan Tenjo kerap memilih berobat ke luar daerah karena akses menuju RSUD Leuwiliang dinilai kurang efisien, baik dari segi jarak maupun waktu tempuh.
“Kondisi ini membuat masyarakat mencari layanan kesehatan ke wilayah lain yang lebih dekat dan mudah dijangkau,” ujarnya.
Menurutnya, keterbatasan akses tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. DPRD, kata dia, akan mendorong agar persoalan ini masuk dalam prioritas kebijakan pembangunan.
Sastra juga meminta Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bogor segera melakukan kajian komprehensif terkait kebutuhan fasilitas kesehatan, serta memasukkannya ke dalam dokumen perencanaan daerah.
“Rencana penambahan fasilitas kesehatan harus mulai dimasukkan dalam perencanaan daerah, khususnya tahun 2026,” tegasnya.
Ia berharap, jika perencanaan berjalan sesuai target, pembangunan atau operasional rumah sakit baru dapat direalisasikan pada 2027, terutama di wilayah yang selama ini jauh dari jangkauan layanan RSUD, seperti Parung Panjang dan Tenjo.