CIBINONG | BOGOR24JAM.COM – Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong penguatan implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, saat membuka kegiatan Internalisasi SAKIP bertema Penguatan Peran di Ole Suites Hotel, Babakan Madang, Jumat (8/5/2026).
Dalam arahannya, Ajat menegaskan bahwa SAKIP tidak boleh dipandang hanya sebagai kewajiban administratif semata. Menurutnya, sistem tersebut merupakan instrumen penting dalam memastikan seluruh proses pemerintahan berjalan terukur dan selaras dengan tujuan pembangunan daerah.
“SAKIP harus menjadi alat utama untuk memastikan setiap sumber daya pemerintah digunakan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Ajat.
Ia menjelaskan, implementasi SAKIP mencakup keseluruhan proses manajemen kinerja pemerintahan, mulai dari perencanaan strategis, perencanaan manajerial, hingga pengendalian operasional.
Pada tahap perencanaan strategis, setiap perangkat daerah dituntut mampu menyusun visi, misi, tujuan, dan sasaran pembangunan secara jelas dan terukur. Selanjutnya, sasaran tersebut harus diterjemahkan ke dalam program kerja, penganggaran, serta indikator kinerja yang terintegrasi di seluruh level organisasi.
Sementara dalam aspek pengendalian operasional, pemerintah daerah perlu memperkuat monitoring, evaluasi, manajemen risiko, serta tindak lanjut perbaikan agar program yang dijalankan benar-benar efektif dan tepat sasaran.
Ajat juga menyoroti pentingnya membangun budaya kerja yang berorientasi pada hasil, bukan sekadar pelaksanaan kegiatan maupun penyerapan anggaran.
Ia meminta seluruh kepala perangkat daerah dan para camat aktif mendorong perubahan pola kerja agar setiap program pemerintah memiliki dampak yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.