CIBUNGBULANG | BOGOR24JAM.COM — SMP Negeri 1 Cibungbulang, Kabupaten Bogor, sukses menyelenggarakan kegiatan projek kokurikuler kewirausahaan bertema “Smart Thinking, Selling, & Trusted Serving” yang berlangsung selama dua pekan, mulai 6 hingga 17 April 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX dengan antusiasme tinggi sebagai bagian dari penguatan karakter dan keterampilan hidup (life skill) di bidang kewirausahaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan asesmen diagnostik untuk mengidentifikasi minat, potensi, serta pemahaman awal siswa terkait dunia usaha. Tahapan ini menjadi dasar dalam merancang pembelajaran yang lebih tepat sasaran, baik secara mandiri maupun klasikal.
SPMB 2026 Dibuka, SDN Sukaluyu 02 Siap Cetak Generasi Cerdas, Berkarakter dan Berprestasi
Selanjutnya, siswa dibekali berbagai materi aplikatif dan kontekstual, mulai dari pengenalan produk berbahan lokal, teknik pengemasan yang menarik dan ramah lingkungan, hingga strategi pemasaran secara online dan offline. Tidak hanya teori, siswa juga langsung mempraktikkan pembuatan produk kreatif yang memiliki nilai jual.
Puncak kegiatan ditandai dengan bazar dan pameran karya siswa yang berlangsung meriah. Setiap kelas menampilkan produk unggulan dengan konsep stan yang kreatif dan inovatif. Beragam produk ditawarkan, mulai dari makanan olahan berbahan lokal hingga kerajinan tangan yang menarik.
Ketua Tim Projek, Suparno, mengungkapkan rasa bangga atas keberhasilan kegiatan tersebut.
“Kami melihat siswa tidak hanya memahami konsep kewirausahaan, tetapi juga mampu mempraktikkannya secara nyata. Ini menjadi pengalaman berharga bagi mereka dalam membangun keterampilan dan kepercayaan diri,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala SMPN 1 Cibungbulang, Hj. Rismalasari, S.Pd., M.M., yang menilai kegiatan ini telah mencapai tujuan pembelajaran secara optimal.
“Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan menjadi pribadi yang mandiri, kreatif, memiliki jiwa wirausaha, serta mampu bekerja sama secara kolaboratif. Alhamdulillah, semua itu terlihat nyata dalam proses maupun hasil kegiatan,” tuturnya.
