RANCABUNGUR | BOGOR24JAM.COM SMAN 1 Rancabungur menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Pelajaran 2026/2027 pada 15–21 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 368 peserta didik baru yang terbagi dalam 8 rombongan belajar (rombel) sebagai langkah awal mengenalkan lingkungan sekolah, budaya belajar, serta membangun karakter siswa sejak memasuki jenjang pendidikan menengah atas.

Pelaksanaan MPLS tahun ini mengusung konsep edukatif, aman, ramah, dan menyenangkan sesuai semangat pendidikan yang berpusat pada peserta didik. Berbagai materi dan aktivitas dirancang untuk membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus mempersiapkan mereka menjadi generasi yang berkarakter dan berprestasi.

Kepala SMAN 1 Rancabungur, Winda Yulinda, S.S., M.Pd., mengatakan bahwa MPLS merupakan momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai karakter, budaya sekolah, dan semangat belajar kepada peserta didik baru.

"MPLS bukan sekadar pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga proses pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai positif. Kami ingin seluruh peserta didik baru merasa nyaman, mengenal budaya sekolah, serta memiliki motivasi untuk belajar dan berprestasi sejak hari pertama," ujar Winda.

Selama pelaksanaan MPLS, peserta didik mendapatkan berbagai materi yang relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini. Materi tersebut meliputi Pagi Ceria, Wawasan Wiyata Mandala, Pengenalan Kurikulum Sekolah, Pengenalan Guru dan Tenaga Kependidikan, Pengenalan Ekstrakurikuler, Kontrak Belajar, Dinamika Kelompok, Asesmen Panca Waluya, Pendidikan Antikorupsi, Pendidikan Ekologi, Aksi Ekologi, Literasi Digital, Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Pendidikan Bela Negara, hingga Tata Tertib Berlalu Lintas, Etika Keselamatan Berkendara, dan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba.

Materi disampaikan oleh Kepala Sekolah, jajaran Wakil Kepala Sekolah, guru sesuai bidang tugas masing-masing, serta narasumber dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Pelaksanaan MPLS juga mendapat dukungan penuh dari pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK) yang berperan sebagai pendamping peserta didik baru selama kegiatan berlangsung.

Menurut Winda, keterlibatan berbagai pihak dalam MPLS bertujuan memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna sekaligus memperkuat kolaborasi dalam membangun budaya sekolah yang positif.

"Kami berharap peserta didik memiliki integritas, kepedulian terhadap lingkungan, kecakapan literasi digital, kesadaran hukum, serta semangat kebangsaan yang kuat sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan," tambahnya.