BOGOR24JAM.COM — Komitmen menjaga lingkungan terus ditunjukkan oleh siswa-siswi SMP Negeri 2 Parungpanjang melalui penerapan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di lingkungan sekolah.

Tidak sekadar menjadi materi pembelajaran, konsep 3R diwujudkan dalam aksi nyata sehari-hari. Para siswa aktif melakukan pemilahan sampah, mendaur ulang barang bekas menjadi karya kreatif, serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini sekaligus membentuk karakter peduli terhadap kebersihan dan kelestarian alam.

Melalui gerakan ini, siswa diajak untuk memahami bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil, seperti membuang sampah pada tempatnya, membawa botol minum sendiri, hingga memanfaatkan kembali barang yang masih layak pakai.

Kepala SMPN 2 Parungpanjang, Gemala Pratiwi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa penerapan konsep 3R merupakan bagian dari pendidikan karakter yang terintegrasi dalam kegiatan sekolah.

“Kami ingin menanamkan kesadaran kepada siswa bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Melalui penerapan 3R, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi langsung mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia menambahkan, program ini juga menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas sekaligus kepedulian sosial siswa.

“Kami berharap kebiasaan baik ini tidak hanya dilakukan di sekolah, tetapi juga diterapkan di rumah dan lingkungan masyarakat,” tambahnya.

Selain berdampak pada kebersihan lingkungan sekolah, program ini juga mendorong kreativitas siswa dalam menghasilkan berbagai karya dari bahan daur ulang yang bernilai guna.