Parungpanjang, BOGOR24JAM.COM - Gelombang kekecewaan melanda Parungpanjang. Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pagedangan menyampaikan kritik pedas terhadap Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Bogor, Bayu Rawanto. Pernyataan Kadishub yang akan mempolisikan warga yang memprotes penegakan jam tayang truk tambang di perbatasan Tangerang - Bogor dinilai arogan dan tidak mencerminkan seorang pejabat publik yang seharusnya mengayomi masyarakat.
Sebagai warga yang sering melintas di jalur ini, saya merasakan betul bagaimana kemacetan dan polusi akibat truk tambang mengganggu aktivitas sehari-hari. Aspirasi masyarakat yang hanya ingin jalanan lebih tertib, malah dibalas ancaman. Ini jelas melukai rasa keadilan.
Kritik pun berdatangan, menilai sikap Kadishub jauh dari kata bijaksana. Seharusnya, pemerintah hadir sebagai penengah, bukan malah menambah keruh suasana.
"Kami sangat menyesalkan sikap Kadishub. Seharusnya pemerintah hadir memberikan jalan keluar atas persoalan ini, bukan malah mengintimidasi dengan ancaman hukum," ujar Saeful Millah Ketua KNPI Kecamatan Pagedangan pada wartawan, Rabu (17/9/2025).
Saeful menambahkan, masyarakat di Legok, Pagedangan, dan Parungpanjang sudah lama menjadi korban akibat lemahnya penegakan aturan jam tayang truk tambang. Mereka hanya menyuarakan keresahan terkait kondisi transportasi yang belum tertata dengan baik.
"Kalau masyarakat menyampaikan aspirasi lalu diancam dipolisikan, ini berbahaya bagi demokrasi. Kami minta Bupati Bogor segera mengevaluasi kinerja Kadishub," tegasnya.
KNPI Pagedangan, bersama elemen pemuda lainnya, berjanji akan terus mengawal isu transportasi lintas daerah ini. Tujuannya jelas, memastikan masyarakat tidak dirugikan dan komunikasi antara pemerintah dan warga terjalin sehat, tanpa ada intimidasi.
Sebelumnya, sebuah video viral memperlihatkan amarah warga Tangerang berseragam Karang Taruna Desa Cirarab kepada petugas Dishub Kabupaten Bogor di jembatan Malang Nengah, perbatasan Tangerang-Bogor. Kejadian ini menjadi puncak kekesalan warga yang merasa aspirasinya tidak didengar.
KNPI Pagedangan berharap Pemkab Bogor segera turun tangan, duduk bersama masyarakat dan pihak terkait untuk mencari solusi terbaik. Dialog yang konstruktif, bukan ancaman, adalah kunci menyelesaikan permasalahan ini. Masyarakat hanya ingin didengar dan diperlakukan adil. (Dul)