TAJURHALANG | BOGOR24JAM.COM – SMP Negeri 1 Tajurhalang menggelar kegiatan Pentas Seni dan Gelar Karya Kokurikuler dengan mengusung tema “Kreativitas Tradisional di Era Modern dalam Balutan Seni dan Kuliner”. Kegiatan tersebut menjadi ajang bagi seluruh siswa untuk menampilkan bakat, kreativitas, serta kecintaan terhadap budaya Indonesia yang dikemas secara modern, menarik, dan penuh semangat kebersamaan.
Berbagai penampilan seni disuguhkan oleh siswa dari setiap jenjang kelas. Kelas VII menghadirkan pertunjukan seni musik yang meriah dan harmonis, Kelas VIII menampilkan seni tari daerah dan kreasi modern yang memukau, sementara Kelas IX mempersembahkan seni drama yang sarat makna, pesan, dan kreativitas.
Selain penampilan seni, kegiatan juga dimeriahkan dengan stand bazar kuliner hasil karya siswa sebagai bentuk penguatan projek kokurikuler sekaligus pembinaan jiwa kewirausahaan.
Setiap jenjang kelas menghadirkan produk olahan dengan bahan dasar berbeda, yakni:
- Kelas VII mengolah produk berbahan dasar tape ketan hitam
- Kelas VIII mengolah produk berbahan dasar tape singkong
- Kelas IX mengolah produk berbahan dasar tempe
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar menampilkan bakat seni di atas panggung, tetapi juga mengembangkan kemampuan berinovasi dalam mengolah makanan tradisional menjadi produk yang menarik dan bernilai jual.
Plt Kepala SMPN 1 Tajurhalang, Drs. Dedi Budi Sumardi, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan Pentas Seni dan Gelar Karya Kokurikuler menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membentuk siswa yang kreatif, berkarakter, serta memiliki kecintaan terhadap budaya bangsa.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan bakat, kreativitas, dan inovasinya. Seni dan kuliner menjadi media pembelajaran yang sangat baik untuk menumbuhkan kolaborasi, jiwa kewirausahaan, serta rasa bangga terhadap budaya Indonesia. Inilah bagian dari pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga penguatan karakter dan keterampilan hidup,” ujarnya.
Sementara itu, Wakasek Kesiswaan SMPN 1 Tajurhalang sekaligus Ketua Pelaksana, Yudyatama HS, S.Pd, mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai wadah bagi siswa untuk menunjukkan hasil pembelajaran kokurikuler secara nyata.