SUKAJAYA | BOGOR24JAM.COM – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sukajaya kembali menorehkan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan masyarakat. Sebanyak 101 warga belajar program kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C resmi menerima ijazah kelulusan dalam acara pelepasan yang digelar di Aula PKBM Sukajaya, Kampung Cipatat, Desa Kiarapandak, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Sekolah Gratis Peningkatan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) yang ditujukan bagi warga belajar usia dewasa sebagai upaya memperluas akses pendidikan dan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Bogor.

Kasi Pendidikan dan Kesehatan Kecamatan Sukajaya, Holis Novitasari, menjelaskan bahwa program peningkatan RLS menjadi salah satu strategi pemerintah dalam menekan angka putus sekolah sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Program RLS bertujuan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia melalui pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C bagi warga belajar usia di atas 25 tahun. Kolaborasi antara pemerintah dan PKBM merupakan bentuk nyata dukungan seluruh elemen terhadap pembangunan pendidikan di Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Menurut Holis, keberhasilan program ini menunjukkan bahwa pendidikan dapat diakses oleh semua kalangan tanpa mengenal batas usia. Ia berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan program pendidikan kesetaraan untuk meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan hidup.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa Kepala Desa Pasirmadang, Encep Sunarya, merupakan salah satu lulusan Paket C setara SMA dari Program Peningkatan RLS Tahun 2026 di PKBM Sukajaya. Namun, yang bersangkutan tidak dapat hadir karena sedang menjalankan tugas kedinasan di luar daerah.

Sementara itu, Kepala Sekolah Pendidikan Kesetaraan PKBM Sukajaya, Winda Makassuci, mengungkapkan bahwa Program Peningkatan RLS telah berjalan selama tiga tahun dan tahun 2026 menjadi momen bersejarah karena melahirkan lulusan perdana.

“Program ini telah berjalan selama tiga tahun. Hari ini merupakan kelulusan perdana. Kami berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu dan memiliki kesempatan meningkatkan taraf pendidikan serta kesejahteraannya,” kata Winda.

Ia menambahkan, pendidikan kesetaraan tidak hanya memberikan ijazah formal, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup, memperoleh pekerjaan yang lebih baik, maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.