Nanggung, BOGOR24JAM.COM - Pondok Pesantren Darul Ibtida yang berlokasi di Kampung Blok Paris, Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung, Bogor. Senin kemarin habis dilalap si jago merah. Api dengan ganasnya melahap Pondok Pesantren Darul Ibtida, meninggalkan puing dan duka mendalam bagi para santri. Musibah ini sontak menuai keprihatinan dari berbagai pihak, tak terkecuali anggota DPRD Kabupaten Bogor, Nurodin.
Sebagai wakil rakyat, Nurodin, yang akrab disapa Jaro Peloy, menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa Ponpes Darul Ibtida. Ia mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor untuk segera memberikan bantuan, terutama melalui mekanisme Biaya Tak Terduga (BTT).
"Saya turut prihatin dan menyampaikan Innalillahi wainailaihi rojiun," ungkap Jaro Peloy, Selasa (21/10).
Jaro Peloy menekankan betapa pentingnya uluran tangan Pemda untuk meringankan beban pihak pesantren yang tengah dirundung duka. Menurutnya, Pemda memiliki dasar yang kuat untuk memberikan bantuan, yakni Peraturan Daerah (Perda) Fasilitasi Pondok Pesantren Nomor 08 Tahun 2023.
"Seharusnya ada Bantuan/Biaya Tak Terduga (BTT) dari Pemerintah Daerah terkait kejadian musibah yang menimpa Pondok Pesantren Darul Ibtida Parakanmuncang," sebut Jaro Peloy.
Perda tersebut, lanjut Jaro Peloy, membuka ruang bagi Pemda untuk memberikan dukungan dalam berbagai aspek, mulai dari fasilitasi pendidikan, dakwah, hingga pemberdayaan pondok pesantren.
"Jadi syukur-syukur kedepan dapat anggaran khusus pembangunan kembali, minimal dalam kondisi darurat ada BTT agar kegiatan belajar mengajar (Mengaji) di Pondok Pesantren tersebut dapat terus berjalan seperti biasanya," ungkapnya.
Kepala Desa Parakanmuncang, Mauludin, membenarkan terjadinya kebakaran yang menghanguskan bangunan kobong, tempat para santri belajar dan beristirahat.
"Iya, kejadian Senin kemarin, kurang lebih jam 9," ungkap Mauludin, Selasa (21/10).