CISEENG | BOGOR24JAM.COM – SMP Negeri 2 Ciseeng, Kabupaten Bogor, terus memperkuat pendidikan karakter peserta didik melalui berbagai program pembiasaan positif yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Salah satu program unggulan yang rutin dilaksanakan adalah Salat Duha berjamaah yang diikuti ratusan siswa setiap pekan di lingkungan sekolah.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan nilai-nilai religius, kedisiplinan, tanggung jawab, serta membentuk akhlak mulia peserta didik sejak dini.
Dalam pelaksanaannya, para siswa mengikuti Salat Duha berjamaah dengan tertib dan khusyuk. Program ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena dinilai mampu menjadi sarana pembinaan mental, spiritual, dan karakter generasi muda di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks.
Kepala SMP Negeri 2 Ciseeng, Siti Rahmayanti, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa pembiasaan Salat Duha merupakan salah satu program strategis sekolah dalam membentuk karakter peserta didik yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.
"Pembiasaan Salat Duha merupakan salah satu program pembentukan karakter yang terus kami dorong di sekolah. Kami berharap kegiatan ini dapat menanamkan nilai religius, kedisiplinan, tanggung jawab, serta membentuk akhlak mulia peserta didik dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah," ujar Siti Rahmayanti yang akrab disapa Ibu Yanti.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik semata, tetapi juga harus mampu membentuk karakter siswa agar menjadi generasi yang cerdas, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Pembiasaan Salat Duha di SMPN 2 Ciseeng dilaksanakan secara rutin sebanyak tiga kali dalam sepekan, yakni setiap hari Selasa, Rabu, dan Jumat.
Selain itu, sekolah juga memiliki berbagai program pembiasaan lainnya yang saling mendukung penguatan karakter siswa. Pada hari Senin, kegiatan diawali dengan upacara bendera sebagai sarana menumbuhkan rasa nasionalisme dan kedisiplinan. Sementara pada hari Kamis, siswa mengikuti latihan Pramuka sebagai bagian dari pembentukan jiwa kepemimpinan, kemandirian, dan kerja sama.
Khusus pada hari Selasa, setelah pelaksanaan Salat Duha, siswa mengikuti kegiatan literasi guna meningkatkan minat baca dan kemampuan berpikir kritis. Sedangkan pada hari Rabu, Kepala Sekolah secara langsung memberikan tausiyah kepada siswa sebagai bentuk pembinaan karakter melalui pendekatan keagamaan.