Jakarta, BOGOR24JAM.COM – Badan Narkotika Nasional (BNN) baru saja menorehkan tinta emas dalam pemberantasan narkoba di Indonesia. Sebelas jaringan narkoba lintas wilayah berhasil dilumpuhkan dalam operasi terkoordinasi, sebuah pukulan telak bagi para pengedar yang meresahkan. Kabar ini disambut apresiasi tinggi dari Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam).

Plt. Deputi Bidkoor Kamtibmas Irjen Pol. Desman Sujaya Tarigan, mewakili Menko Polkam, menyampaikan bahwa operasi gabungan ini melibatkan BNN Pusat, BNN Provinsi, dan berbagai instansi terkait. Hasilnya, 53 tersangka, termasuk dua warga negara asing, berhasil diamankan. Ini bukti nyata bahwa Indonesia serius memerangi narkoba.

"Capaian ini berdasarkan hasil dari operasi gabungan antara BNN Pusat, BNN Provinsi, dan instansi lainnya yang telah menangkap 53 tersangka, termasuk dua warga negara asing," kata Desman Sujaya Tarigan, Rabu (17/09/2025).

Dari Agustus hingga pertengahan September, tim gabungan mengumpulkan lebih dari 503 kilogram narkotika. Jumlah yang mencengangkan, terdiri dari sabu, ganja, ekstasi, hingga kokain. Terbayang berapa banyak nyawa yang berhasil diselamatkan dari kehancuran akibat narkoba.

"Semua barang bukti telah dimusnahkan pada 15 September di dua lokasi, yakni Lapangan Parkir BNN RI dan PT. Jasa Medivest, Cikarang. Operasi ini mencerminkan pendekatan terpadu antara tindakan hukum, penguatan intelijen, dan sinergi antar-lembaga negara," ujar Desman.

Desman menegaskan bahwa pemberantasan narkotika adalah prioritas nasional demi menjaga ketahanan sosial dan keamanan generasi bangsa. Pemerintah hadir untuk melindungi rakyat.

“Upaya BNN adalah bagian dari strategi nasional dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkotika. Ini bukan sekadar penegakan hukum, tetapi juga perlindungan terhadap kemanusiaan dan masa depan Indonesia,” tegasnya.

Selain membongkar jaringan narkoba, BNN mengungkap tindak pidana pencucian uang (TPPU) jaringan narkoba di Palembang, Sumatera Selatan. Aset senilai lebih dari Rp52,7 miliar disita. Ini adalah peringatan keras bagi mereka yang mencoba menyembunyikan hasil kejahatan.

Operasi ini juga mengungkap laboratorium rahasia (clandestine lab) sabu skala rumahan dan peredaran vape mengandung narkotika yang menyasar generasi muda. Ancaman serius yang harus segera ditangani.