CISARUA | BOGOR24JAM.COM – Keberadaan ikan endemik di Sungai Ciliwung kian mengkhawatirkan. Berdasarkan data historis yang tersimpan di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), jumlah spesies ikan endemik yang pernah menghuni aliran Sungai Ciliwung mengalami penurunan drastis dalam beberapa dekade terakhir.

Hal tersebut diungkapkan peneliti ikan endemik Sungai Ciliwung, Ikbal Mujadid, saat ditemui di kawasan Cisarua, Kabupaten Bogor, Selasa (2/6/2026).

Menurut Ikbal, arsip penelitian Pemerintah Kolonial Belanda tahun 1910 yang kini tersimpan di BRIN mencatat terdapat sekitar 187 spesies ikan endemik yang hidup di sepanjang aliran Sungai Ciliwung. Data tersebut merupakan hasil observasi para peneliti Belanda pada masa itu.

“Berdasarkan hasil observasi terkini, telah terjadi penurunan yang sangat signifikan terhadap keberadaan spesies ikan endemik Sungai Ciliwung sejak tahun 2011 hingga sekarang,” ujar Ikbal.

Ia menjelaskan, dari ratusan spesies yang pernah tercatat, saat ini hanya sebagian kecil yang masih dapat ditemukan. Bahkan sejumlah jenis ikan endemik telah masuk kategori langka akibat menurunnya kualitas ekosistem sungai.

Menurut Ikbal, degradasi lingkungan menjadi faktor utama penyebab berkurangnya populasi ikan endemik. Berbagai aktivitas manusia dinilai turut mempercepat kerusakan habitat alami ikan di sepanjang daerah aliran Sungai Ciliwung.

Pencemaran sungai, penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan seperti racun dan setrum, alih fungsi lahan, hingga pembangunan turap dan betonisasi di sempadan sungai menyebabkan habitat dan area berkembang biak ikan endemik semakin berkurang,” jelasnya.

Selain kerusakan habitat, keberadaan spesies ikan asing atau invasif juga menjadi ancaman serius bagi kelangsungan hidup ikan endemik Sungai Ciliwung.

Ikbal menyebutkan, hasil pemantauan pada periode 2003 hingga 2024 menunjukkan peningkatan jumlah spesies ikan asing yang masuk ke ekosistem Sungai Ciliwung. Beberapa di antaranya adalah ikan nila, lele, ikan sapu-sapu, ikan mas, ikan cere, hingga berbagai jenis ikan hias yang dilepas ke perairan umum.