BOGOR24JAM.COM – Ketua Pemuda Muhammadiyah Parungpanjang, Fahmi Ibrahim, mengecam keras aksi penyiraman air keras yang menimpa dua pelajar di Kampung Somang, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor.
Peristiwa yang dilakukan oleh orang tak dikenal tersebut dinilai sebagai tindakan keji yang tidak hanya menyebabkan luka fisik, tetapi juga berdampak serius terhadap masa depan korban sebagai generasi muda.
“Kami mengutuk keras tindakan biadab ini. Kekerasan terhadap pelajar adalah kejahatan serius yang tidak bisa ditoleransi dalam kondisi apa pun,” tegas Fahmi dalam pernyataan resminya, Jumat (24/4/2026).
Ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap langkah aparat kepolisian yang tengah mengusut kasus tersebut. Menurutnya, proses hukum harus berjalan tegas hingga pelaku dapat segera ditangkap dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami mendukung penuh upaya kepolisian dalam mengusut tuntas kasus ini, mengejar pelaku, dan memastikan keadilan bagi para korban,” ujarnya.
Selain itu, Pemuda Muhammadiyah Parungpanjang menyampaikan empati mendalam kepada korban dan keluarga. Mereka berharap korban mendapatkan penanganan medis dan pendampingan psikologis yang optimal agar dapat segera pulih.
“Kami mendoakan korban segera pulih dan diberikan kekuatan. Kepada keluarga, semoga diberi ketabahan dalam menghadapi ujian ini,” tambahnya.
Fahmi juga mengingatkan pentingnya peran bersama dalam menjaga keamanan lingkungan, khususnya dalam melindungi anak dan pelajar dari berbagai bentuk kekerasan.
Peristiwa ini menjadi alarm bagi seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat perlindungan terhadap generasi muda.