
PARUNGPANJANG | BOGOR24JAM.COM — SMP Negeri 4 Parungpanjang, Kabupaten Bogor, meresmikan pembangunan sumur bor dan fasilitas tempat wudhu sebagai upaya meningkatkan ketersediaan air bersih dan mendukung kegiatan ibadah di lingkungan sekolah, Rabu 22 April 2026.
Pembangunan fasilitas yang dimulai sejak 9 Maret 2026 dan selesai pada 17 April 2026 tersebut, terlaksana berkat dukungan dari Qatar Charity, yang memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga sekolah.
Kepala SMPN 4 Parungpanjang, Ahmad Yani, S.Pd, menyampaikan bahwa keberadaan air bersih merupakan kebutuhan vital dalam menunjang kegiatan belajar mengajar, kebersihan lingkungan, serta pelaksanaan ibadah bagi siswa dan tenaga pendidik.
“Selama ini kami masih menghadapi keterbatasan pasokan air bersih, terutama untuk kebutuhan wudhu dan sanitasi. Dengan adanya sumur bor dan tempat wudhu ini, kami berharap kebutuhan air di sekolah dapat terpenuhi secara lebih optimal,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebelumnya fasilitas air bersih di sekolah belum mencukupi, sehingga kerap menimbulkan antrean dan kurangnya kenyamanan bagi siswa dalam beribadah maupun menjaga kebersihan.
Dengan jumlah 554 siswa dan guru, serta lingkungan sekitar yang dihuni sekitar 400 kepala keluarga dengan total 1.000 penduduk, keberadaan fasilitas ini diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi warga sekolah, tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar.
Pembangunan sumur bor dan tempat wudhu ini memiliki sejumlah tujuan, di antaranya menyediakan sumber air bersih yang layak dan berkelanjutan, mendukung kelancaran ibadah, serta menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat kepada peserta didik sejak dini.
Selain itu, fasilitas ini juga diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan lingkungan sekolah, mengurangi ketergantungan terhadap pasokan air dari luar, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, religius, dan kondusif.
“Kami sangat berterima kasih kepada Qatar Charity atas bantuan yang diberikan. Ini bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga investasi jangka panjang dalam membentuk karakter siswa yang bersih, sehat, dan religius,” tambah Ahmad Yani.
